Visi Sawit Indonesia 2045 Digadang Jadi Hadiah Terbaik Untuk 100 Tahun Republik Indonesia Mendatang



Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit, Bayu Krisnamurthi memperkenalkan “Visi Sawit Indonesia 2045” yang digadang-gadang akan menjadi hadiah terbaik saat negeri ini mencapai 100 tahun kemerdekaannya mendatang.

“Tahun 2045 adalah 100 tahun Republik Indonesia, sebagai bagian dari negara besar ini sewajarnyalah Sawit Indonesia memberikan sumbangan terbaik, memberikan hadiah terbaik pada ulang tahun ke 100 negaranya berupa industri sawit Indonesia yang berkesinambungan, memberi kesejahteraan dan membawa kebanggaan” kata Bayu dihadapan para pemangku kepentingan kelapa sawit dalam acara Halal Bihalal BPDP Kelapa Sawit di Hotel Borobudur, (21/7), Jakarta. 


Picture by Hanny Bie Rizki
Visi 2020 yang sebelumnya telah disepakati pada tahun 2007 yakni pada tahun 2020 Indonesia akan memproduksi Sawit setara 40 juta ton CPO dan bahan bakar nabati sawit akan mencapai 10% dari total permintaan minyak sawit dianggap telah tercapai. Oleh karenanya visi baru yang nantinya akan melalui 1 siklus (dengan umur ekonomis 23-30 tahun) dengan penanaman kelapa sawit pada tahun-tahun ini akan menunjukkan hasilnya pada saat kemerdekaan Indonesia yang ke 100 tahun mendatang.

Adapun visi baru ini pun terdiri dari lima pilar yang saling terkait, antara lain visi produktivitas, visi keberlanjutan, visi nilai tambah, visi kesejahteraan dan visi kelembagaan. 

Pertama, dalam visi produktivitasnya maka pada tahun 2045 produksi sawit Indonesia akan mencapai 60 juta ton CPO. Kedua, dalam visi keberlanjutan maka pada tahun 2045 Indonesia hanya akan menghasilkan dan menjual 100% sawit yang berkelanjutan. Ketiga, dalam visi nilai tambah maka tahun 2045 Indonesia akan menjadi industri multiproduk yang terintegrasi. 
  
Keempat, dalam visi kesejahteraan maka tahun 2045 petani sawit harus mendapatkan manfaat optimal dari multiproduk yang dihasilkan kebun sawit, bukan hanya mengandalkan harga CPO. Kelima, dalam visi kelembagaan maka pada tahun 2045 kelembagaan sawit Indonesia memimpin dan aktif sebagai pilar utama pengembangan sawit . >>Hanny Bie Rizki<<

Comments

Popular Posts